Home » Pendidikan » Indeks Harga Saham Gabungan

Indeks Harga Saham Gabungan

zulsyid.COM – Berbagi Artikel Seputar Dunia Internet dan Update Informasi Terbaru Bisa Anda dapatkan disini. Silahkan Baca artikel dibawah ini semoga menjadi bermanfaat bagi kita semua.

Indeks Harga Saham Gabungan

Indeks Harga Saham Gabungan (disingkat IHSG, dalam Bahasa Inggris disebut juga Jakarta Composite Index, JCI, atau JSX Composite) merupakan salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI; dahulu Bursa Efek Jakarta (BEJ)). Diperkenalkan pertama kali pada tanggal 1 April 1983, sebagai indikator pergerakan harga saham di BEJ, Indeks ini mencakup pergerakan harga seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI. Hari Dasar untuk perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982. Pada tanggal tersebut, Indeks ditetapkan dengan Nilai Dasar 100 dan saham tercatat pada saat itu berjumlah 13 saham.
Posisi intraday tertinggi yang pernah dicapai IHSG adalah 4.381,75 poin yang tercatat pada 27 November 2012. Sementara posisi penutupan tertinggi yang pernah dicapai adalah 4.375,16 pada 26 November 2012.

Metode Perhitungan

Dasar perhitungan IHSG adalah jumlah Nilai Pasar dari total saham yang tercatat pada tanggal 10 Agustus 1982. Jumlah Nilai Pasar adalah total perkalian setiap saham tercatat (kecuali untuk perusahaan yang berada dalam program restrukturisasi) dengan harga di BEJ pada hari tersebut. Formula perhitungannya adalah sebagai berikut:

 IHSG = {sum p over d} x 100
dimana p adalah Harga Penutupan di Pasar Reguler,x adalah Jumlah Saham, dan d adalah Nilai Dasar.
 Rata - Rata IHSG = { Jumlah IHSG periode harian selama 1 bulan over Jumlah periode waktu selama 1 bulan}

Perhitungan Indeks merepresentasikan pergerakan harga saham di pasar/bursa yang terjadi melalui sistem perdagangan lelang. Nilai Dasar akan disesuaikan secara cepat bila terjadi perubahan modal emiten atau terdapat faktor lain yang tidak terkait dengan harga saham. Penyesuaian akan dilakukan bila ada tambahan emiten baru, HMETD (right issue), partial/company listing, waran dan obligasi konversi demikian juga delisting. Dalam hal terjadi stock split, dividen saham atau saham bonus, Nilai Dasar tidak disesuaikan karena Nilai Pasar tidak terpengaruh. Harga saham yang digunakan dalam menghitung IHSG adalah harga saham di pasar reguler yang didasarkan pada harga yang terjadi berdasarkan sistem lelang.
Perhitungan IHSG dilakukan setiap hari, yaitu setelah penutupan perdagangan setiap harinya. Dalam waktu dekat, diharapkan perhitungan IHSG dapat dilakukan beberapa kali atau bahkan dalam beberapa menit, hal ini dapat dilakukan setelah sistem perdagangan otomasi diimplementasikan dengan baik.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Indeks_Harga_Saham_Gabungan
Sumber : http://tugaskuliah-adit.blogspot.com/2013/01/indeks-harga-saham-gabungan-indeks.html

Demikianlah informasi yang dapat zulsyid.COM sampaikan. Semoga bermanfaat dan Berguna Hendaknya Buat anda semua pengunjung Blog Ini. dan Admin zulsyid.COM mengucapkan banyak terima kasih kepada anda yang telah membaca artikel tersebut. Salam Hangat buat kawan sekalian.