Home » Pengadaan Barang dan Jasa » Berapa Nilai Pengadaan Wajib Dibuat HPS | Pengadaan Langsung dengan Faktur Tidak Wajib HPS

Berapa Nilai Pengadaan Wajib Dibuat HPS | Pengadaan Langsung dengan Faktur Tidak Wajib HPS

Dipublikasi oleh Zulsyid pada Berapa Nilai Pengadaan Wajib Dibuat HPS | Pengadaan Langsung dengan Faktur Tidak Wajib HPS – Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
a) digunakan untuk pengadaan dengan tanda bukti perjanjian berupa kuitansi, SPK, dan surat perjanjian;
b) digunakan sebagai: 
  1. alat untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya;
  2. dasar untuk menetapkan batas tertinggi penawaran yang sah untuk pengadaan;
  3. dasar untuk negosiasi harga dalam Pengadaan Langsung dan Penunjukan Langsung;
  4. dasar untuk menetapkan besaran nilai Jaminan Penawaran; dan
  5. dasar untuk menetapkan besaran nilai Jaminan Pelaksanaan bagi penawaran yang nilainya lebih rendah dari 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS.

c) dikalkulasikan secara keahlian dan berdasarkan data yang
dapat dipertanggungjawabkan;
d) data yang dipakai untuk menyusun HPS meliputi:

  1. harga pasar setempat yaitu harga barang dilokasi barang diproduksi/ diserahkan/ dilaksanakan, menjelang dilaksanakannya pengadaan barang;
  2. informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS);
  3. informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh asosiasi terkait dan sumber data lain yang dapat dipertanggungjawabkan;
  4.  daftar biaya/tarif Barang yang dikeluarkan oleh pabrikan/distributor tunggal;

HPS digunakan untuk pengadaan dengan tanda bukti perjanjian berupa kuitansi, SPK, dan surat perjanjian dapar dipahami minimal Nilai Pengadaan untuk dibuat HPS adalah Rp. 10 Juta Ke atas. Untuk Nilai 10 juta kebawah tidak wajib HPS.